Pengujian hipotesis & t-test
Bagaimana memutuskan sebuah strategi benar-benar punya edge atau sekadar beruntung — dengan t-test, bukan feeling.
Backtest-mu untung. Tapi apakah itu edge sejati, atau kamu cuma beruntung di periode itu? Statistik punya jawaban yang bisa dihitung, bukan diperdebatkan.
Hipotesis nol
Kita mulai dari sikap skeptis: hipotesis nol (H₀) = "strategi ini tidak punya edge, rata-rata return-nya nol". Tugas kita mencari bukti cukup kuat untuk menolaknya.
Statistik t
x̄ = rata-rata return, s = standar deviasi, n = jumlah transaksi
Perhatikan dua hal. n di dalam akar: makin banyak sampel, makin besar t — bukti menumpuk. Dan s di penyebut: makin berisik return-nya, makin kecil t. Edge yang sama tapi lebih mulus lebih meyakinkan.
Patokan kasar: |t| > 2 biasanya dianggap signifikan (kira-kira peluang < 5% hasil ini muncul dari keberuntungan murni). Tapi hati-hati: menguji ratusan strategi lalu memilih yang t-nya tinggi adalah cara klasik menipu diri sendiri.
Edge sejati atau cuma beruntung?
Kurva adalah distribusi statistik t jika strategi sebenarnya TIDAK punya edge (H0). Area merah = wilayah di mana kita menolak H0. Garis biru = t strateginya. Semakin jauh ke tepi, semakin kecil peluang hasilmu kebetulan.
Statistik t
1.46
p-value (2 arah)
0.144
Standar error
0.274%
Edge diukur relatif terhadap kebisingannya. t = rata-rata / (standar error). Semakin besar |t|, semakin kecil peluang hasilmu cuma keberuntungan.