Rugi 50% butuh naik 100%
Kerugian dan pemulihan tidak simetris. Gabungkan dengan deret kalah dari pelajaran sebelumnya, dan terlihat kenapa ukuran posisi besar membunuh akun.
Modal Rp10 juta turun 50% jadi Rp5 juta. Untuk kembali ke Rp10 juta, Rp5 juta itu harus naik 100%, bukan 50%. Makin dalam lubangnya, makin curam jalan keluarnya.
DD 20% → +25%. DD 50% → +100%. DD 80% → +400%.
Deret kalah × ukuran posisi
Kalau setiap transaksi mempertaruhkan r persen modal yang tersisa, setelah k kekalahan beruntun sisa modalnya (1 − r)^k. Bukan r × k, karena setiap kekalahan memotong modal yang sudah lebih kecil.
- Risiko 10% per transaksi, kalah 8x: turun 57%, butuh naik 132%.
- Risiko 2% per transaksi, kalah 8x: turun 14,9%, butuh naik 17,5%.
- Risiko 1% per transaksi, kalah 8x: turun 7,7%, butuh naik 8,4%.
Strategi dan deret kalahnya sama persis. Yang membedakan akun yang selamat dari akun yang habis hanya satu keputusan: berapa persen modal yang dipertaruhkan per transaksi.
Deret kalah + ukuran posisi = berapa dalam lubangnya?
Atur risiko per transaksi dan panjang deret kalah. Lihat sisa modal dan seberapa besar kenaikan yang dibutuhkan hanya untuk balik modal.
Drawdown
−33.7%
Butuh naik
+50.7%
Bukan 5% × 8
40.0%
Risiko 10% per transaksi, kalah 8x beruntun: akun turun 57% dan butuh naik 132% untuk balik modal. Risiko 1%: turun 7,7%, butuh naik 8,4%.